21 Februari 2024

Jakarta (mediamelayu) – Gerhana Matahari hibrida akan terjadi besok, 20 April 2023. Berdasarkan keterangan BMKG, gerhana Matahari hibrida adalah gerhana yang terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris sehingga di suatu tempat tertentu terjadi peristiwa piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari. Namun pada tempat tertentu lainnya terjadi peristiwa piringan Bulan yang teramati dari Bumi sama dengan piringan Matahari.

Karenanya, saat puncak gerhana di suatu tempat tertentu, Matahari akan tampak seperti cincin (gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya). Sedangkan di tempat tertentu lainnya, Matahari seakan-akan tertutupi bulan.

Lokasi dan Jadwal Gerhana Matahari Total

  1. Pulau Kisar, Maluku (Durasi 1 Menit 10 Detik)
    Awal Sebagian: 11.47.28 WIT
    Awal Total: 13.22.34 WIT
    Puncak Gerhana: 13.23.09 WIT
    Akhir Total: 13.23.44 WIT
    Akhir Sebagian: 14.58.02 WIT
  2. Pulau Maopora, Maluku (Durasi 59 Detik)
    Awal Sebagian: 11.49.14 WIT
    Awal Total: 13.24.36 WIT
    Puncak Gerhana: 13.25.05 WIT
    Akhir Total: 13.25.35 WIT
    Akhir Sebagian: 14.59.48 WIT
  3. Pulau Damar, Maluku Utara (Durasi 1 Menit 24 Detik)
    Awal Sebagian: 11.52.14 WIT
    Awal Total: 13.27.28 WIT
    Puncak Gerhana: 13.28.25 WIT
    Akhir Total: 13.28.52 WIT
    Akhir Sebagian: 15.02.45 WIT
  4. Pulau Watubela, Maluku (Durasi 1 Menit 5 Detik)
    Awal Sebagian: 12.04.00 WIT
    Awal Total: 13.40.16 WIT
    Puncak Gerhana: 13.04.49 WIT
    Akhir Total: 13.41.21 WIT
    Akhir Sebagian: 15.13.22 WIT
  5. Kepulauan Antalisa, Papua Barat (Durasi 1 Menit 11 Detik)
    Awal Sebagian: 12.08.22 WIT
    Awal Total: 13.44.38 WIT
    Puncak Gerhana: 13.45.14 WIT
    Akhir Total: 13.45.49 WIT
    Akhir Sebagian: 15.16.59 WIT
  6. Randepandai, Papua Barat (Durasi 1 Menit 1 Detik)
    Awal Sebagian: 12.13.45 WIT
    Awal Total: 13.50.01 WIT
    Puncak Gerhana: 13.50.32 WIT
    Akhir Total: 13.51.02 WIT
    Akhir Sebagian: 15.21.11 WIT
  7. Roswar, Papua Barat (Durasi 57 Detik)
    Awal Sebagian: 12.15.01 WIT
    Awal Total: 13.51.17 WIT
    Puncak Gerhana: 13.51.45 WIT
    Akhir Total: 13.52.14 WIT
    Akhir Sebagian: 15.22.09 WIT
  8. Pulau Num, Papua (Durasi 1 Menit 5 Detik)
    Awal Sebagian: 12.18.09 WIT
    Awal Total: 13.54.17 WIT
    Puncak Gerhana: 13.54.45 WIT
    Akhir Total: 13.55.14 WIT
    Akhir Sebagian: 15.24.27 WIT
  9. Wooi, Serui, Papua
    Awal Sebagian: 12.18.32 WIT
    Awal Total: 13.54.49 WIT
    Puncak Gerhana: 13.55.08 WIT
    Akhir Total: 13.55.28 WIT
    Akhir Sebagian: 15.24.42 WIT
  10. Biak Kota, Papua
    Awal Sebagian: 12.20.51 WIT
    Awal Total: 13.56.49 WIT
    Puncak Gerhana: 13.57.18 WIT
    Akhir Total: 13.57.48 WIT
    Akhir Sebagian: 15.26.20 WIT

Lokasi dan Jadwal Gerhana Matahari Sebagian

  1. Medan (Durasi: 1 jam 15 menit)
    Awal sebagian: 10.13 WIB
    Puncak Gerhana: 10.50 WIB
    Akhir Sebaian: 11.28 WIB
  2. Padang (Durasi 1 jam 54 menit)
    Awal Sebagian: 09.48 WIB
    Puncak Gerhana: 10.44 WIB
    Akhir Sebagian: 11.42 WIB
  3. Pekanbaru (Durasi 1 jam 54 menit)
    Awal Sebagian: 09.53 WIB
    Puncak Gerhana: 10.49 WIB
    Akhir Sebagian: 11.47 WIB
  4. Tanjungpinang (Durasi 2 jam 08 menit)
    Awal Sebagian: 09.53 WIB
    Puncak Gerhana: 10.55 WIB
    Akhir Sebagian: 12.01 WIB
  5. Jambi (Durasi 2 jam 13 menit)
    Awal Sebagian: 09.44 WIB
    Puncak Gerhana: 10.48 WIB
    Akhir Sebagian: 11.57 WIB
  6. Bengkulu (Durasi 2 jam 14 menit)
    Awal Sebagian: 09.36 WIB
    Puncak Gerhana: 10.41 WIB
    Akhir Sebagian: 11.51 WIB
  7. Palembang (Durasi 2 jam 22 menit)
    Awal Sebagian: 09.39 WIB
    Puncak Gerhana: 10.48 WIB
    Akhir Sebagian: 12.01 WIB
  8. Bandarlampung (Durasi 2 jam 30 menit)
    Awal Sebagian: 09.31 WIB
    Puncak Gerhana: 10.43 WIB
    Akhir Sebagian: 12.01 WIB
  9. Serang (Durasi 2 jam 35 menit)
    Awal Sebagian: 09.29 WIB
    Puncak Gerhana: 10.44 WIB
    Akhir Sebagian: 12.04 WIB
  10. Jakarta (Durasi 2 jam 37 menit)
    Awal Sebagian: 09.29 WIB
    Puncak Gerhana: 10.45 WIB
    Akhir Sebagian: 12.06 WIB
  11. Bandung (Durasi 2 jam 41 menit)
    Awal Sebagian: 09.27 WIB
    Puncak Gerhana: 10.45 WIB
    Akhir Sebagian: 12.08 WIB
  12. Semarang (Durasi 2 jam 49 menit)
    Awal Sebagian: 09.28 WIB
    Puncak Gerhana: 10.50 WIB
    Akhir Sebagian: 12.17 WIB
  13. Yogyakarta (Durasi 2 jam 50 menit)
    Awal Sebagian: 09.26 WIB
    Puncak Gerhana: 10.48 WIB
    Akhir Sebagian: 12.16 WIB
  14. Surabaya (Durasi 2 jam 54 menit)
    Awal Sebagian: 09.29 WIB
    Puncak Gerhana: 10.54 WIB
    Akhir Sebagian: 12.24 WIB
  15. Pontianak (Durasi 2 jam 32 menit)
    Awal Sebagian: 09.49 WIB
    Puncak Gerhana: 11.03 WIB
    Akhir Sebagian: 12.20 WIB
  16. Palangkaraya (Durasi 2 jam 50 menit)
    Awal Sebagian: 09.44 WIB
    Puncak Gerhana: 11.07 WIB
    Akhir Sebagian: 12.34 WIB
  17. Denpasar (Durasi 3 jam 00 menit)
    Awal Sebagian: 10.28 WITA
    Puncak Gerhana: 11.56 WITA
    Akhir Sebagian: 13.28 WITA
  18. Mataram (Durasi 3 jam 02 menit)
    Awal Sebagian: 10.29 WITA
    Puncak Gerhana: 11.58 WITA
    Akhir Sebagian: 13.31 WITA
  19. Kupang (Durasi 3 jam 10 menit)
    Awal Sebagian: 10.36 WITA
    Puncak Gerhana: 12.10 WITA
    Akhir Sebagian: 13.46 WITA
  20. Banjarbaru (Durasi 2 jam 54 menit)
    Awal Sebagian: 10.41 WITA
    Puncak Gerhana: 12.06 WITA
    Akhir Sebagian: 13.35 WITA
  21. Samarinda (Durasi 2 jam 55 menit)
    Awal Sebagian: 10.51 WITA
    Puncak Gerhana: 12.17 WITA
    Akhir Sebagian: 13.45 WITA
  22. Tanjungselor (Durasi 2 jam 48 menit)
    Awal Sebagian: 11.01 WITA
    Puncak Gerhana: 12.25 WITA
    Akhir Sebagian: 13.50 WITA
  23. Manado (Durasi 3 jam 03 menit)
    Awal Sebagian: 11.05 WITA
    Puncak Gerhana: 12.37 WITA
    Akhir Sebagian: 14.08 WITA
  24. Gorontalo (Durasi 3 jam 02 menit)
    Awal Sebagian: 11.00 WITA
    Puncak Gerhana: 12.32 WITA
    Akhir Sebagian: 14.02 WITA
  25. Palu (Durasi 3 jam 00 menit)
    Awal Sebagian: 10.52 WITA
    Puncak Gerhana: 12.22 WITA
    Akhir Sebagian: 13.52 WITA
  26. Mamuju (Durasi 3 jam 01 menit)
    Awal Sebagian: 10.47 WITA
    Puncak Gerhana: 12.16 WITA
    Akhir Sebagian: 13.47 WITA
  27. Makassar (Durasi 3 jam 04 menit)
    Awal Sebagian: 10.41 WITA
    Puncak Gerhana: 12.12 WITA
    Akhir Sebagian: 13.45 WITA
  28. Kendari (Durasi 3 jam 06 menit)
    Awal Sebagian: 10.48 WITA
    Puncak Gerhana: 12.21 WITA
    Akhir Sebagian: 13.55 WITA
  29. Sofifi (Durasi 3 jam 05 menit)
    Awal Sebagian: 12.07 WIT
    Puncak Gerhana: 13.42 WIT
    Akhir Sebagian: 15.13 WIT
  30. Ambon (Durasi 3 jam 09 menit)
    Awal Sebagian: 11.58 WIT
    Puncak Gerhana: 13.34 WIT
    Akhir Sebagian: 15.08 WIT
  31. Sorong (Durasi 3 jam 08 menit)
    Awal Sebagian: 12.10 WIT
    Puncak Gerhana: 13.47 WIT
    Akhir Sebagian: 15.18 WIT
  32. Manokwari (Durasi 3 jam 07 menit)
    Awal Sebagian: 12.16 WIT
    Puncak Gerhana: 13.53 WIT
    Akhir Sebagian: 15.23 WIT
  33. Jayapura (Durasi 3 jam 01 menit)
    Awal Sebagian: 12.29 WIT
    Puncak Gerhana: 14.04 WIT
    Akhir Sebagian: 15.30 WIT
  34. Nabire (Durasi 3 jam 07 menit)
    Awal Sebagian: 12.14 WIT
    Puncak Gerhana: 13.51 WIT
    Akhir Sebagian: 15.21 WIT
  35. Wamena (Durasi 3 jam 04 menit)
    Awal Sebagian: 12.22 WIT
    Puncak Gerhana: 13.58 WIT
    Akhir Sebagian: 15.25 WIT
  36. Merauke (Durasi 3 jam 00 menit)
    Awal Sebagian: 12.19 WIT
    Puncak Gerhana: 13.53 WIT
    Akhir Sebagian: 15.19 WIT

Gerhana Matahari hibrida adalah fenomena alam yang menakjubkan dan langka. Namun, melihat gerhana Matahari dengan cara yang salah dapat berbahaya dan merusak mata kamu.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui cara yang aman untuk melihat gerhana matahari. Berikut adalah beberapa cara untuk melihat gerhana matahari yang aman:

Gunakan kacamata khusus gerhana matahari: kacamata ini dirancang khusus untuk melindungi mata saat melihat gerhana matahari. Pastikan kacamata ini memiliki sertifikat ISO yang tepat dan bukan hanya kacamata biasa. Kacamata ini hanya dapat digunakan selama gerhana total, jangan gunakan untuk melihat gerhana sebagian.

Gunakan alat pemantau gerhana Matahari: kamu dapat menggunakan alat pemantau gerhana Matahari, seperti teleskop atau binokular, untuk melihat gerhana Matahari dengan aman. Pastikan kamu menggunakan alat ini dengan benar dan tidak melihat matahari secara langsung melalui alat ini.

Gunakan filter matahari: kamu dapat menggunakan filter Matahari yang dirancang khusus untuk melindungi mata saat melihat gerhana Matahari. Pastikan filter ini cukup kuat untuk mencegah cahaya matahari yang berbahaya masuk ke mata.

Gunakan proyektor: kamu dapat menggunakan proyektor untuk memproyeksikan gambar gerhana Matahari ke permukaan datar, seperti lembaran kertas putih atau layar proyektor. Dengan cara ini, kamu dapat melihat gerhana Matahari tanpa melihat langsung ke matahari.

Gunakan aplikasi pengamatan gerhana matahari: kamu dapat menggunakan aplikasi pengamatan gerhana Matahari untuk melihat gerhana matahari secara virtual dengan aman dari smartphone atau tablet. Aplikasi ini dapat memberikan pengalaman pengamatan gerhana matahari yang hampir sama dengan pengalaman pengamatan langsung.

Streaming: Sejumlah lembaga akan menyiarkan prosesi gerhana Matahari. Berikut beberapa linknya: BMKG, Bosscha, Time And Date.*

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *