14 April 2024

Pnt. Yohanes Wiyarno menyampaikan khotbah minggu raya di Gereja Misi Injili Indonesia (GMII) Jemaat Nehemia Rejosari Pekanbaru, Minggu (30 Juli 2023).

PEKANBARU – Perlu kerendah-hatian dalam hidup. Jangan sombong, jangan merendahkan orang lain, siapapun kita. Entah itu orang kaya, memiliki jabatan dan lain sebagainya. Janganlah sombong oleh semua jabatan itu.

Demikian disampaikan Pnt. Yohanes Wiyarno, Gereja Misi Injili Indonesia (GMII) Jemaat Nehemia Rejosari Pekanbaru dalam khotbah minggu raya, Minggu 30 Juli 2023.

Adapun ayat bacaan Firman Tuhan terambil dari Yakobus 3:1-12; Saudara-saudaraku, janganlah banyak orang di antara kamu mau menjadi guru; sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut ukuran yang lebih berat. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barang siapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

Kita mengenakan kekang pada mulut kuda, sehingga ia menuruti kehendak kita, dengan jalan demikian kita dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya. Dan lihat saja kapal-kapal, walaupun amat besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendalikan oleh kemudi yang amat kecil menurut kehendak jurumudi.

Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.

Lidah pun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.

Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia, tetapi tidak seorang pun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.

Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk.

Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi. Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama?

Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara? Demikian juga mata air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar.

Banyak yang dihasilkan lidah mengubah kebaikan. Namun perlu diingat dari anggota tubuh kita yang banyak berbuat dosa adalah lidah.

Berkatalah benar membangun orang lain untuk berkata benar. Berdampak baik dan benar dihadapan Tuhan.

Mengekang lidah menjadi sangat penting. Kita adalah orang yang tak sempurna. Lidah memang tak bertulang tetapi bisa lebih keras dari tulang kalau dimanfaatkan untuk yang tidak benar.

Cara menggunakan lidah yang berdampak baik. Dipikir dulu, baru berbicara sebab harga diri kita, rasa hormat tergantung kepada bibir kita, apa yang kita ucapkan. Berkata, berbuat, dan berbusanalah benar, biar raga kita berharga.

Pengendalian lidah menjadi sangat penting. Cara mengendalikan lidah, hati-hatilah menggunakan lidah. Amsal 18:20-21; Perut orang dikenyangkan oleh hasil mulutnya, ia dikenyangkan oleh hasil bibirnya. Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Menghindari hal-hal yang dibenci oleh Tuhan, Amsal 6:16-19; Enam perkara ini yang dibenci Tuhan, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya: mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan, seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara. Jangan kita lakukan dalam hidup kita.

Berilah jawaban yang lemah lembut, Amsal 15:2; Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan.

Lidah bisa berfungsi ganda dan hati-hatilah menggunakannya. Gunakanlah lidah dengan benar, menyerahkan diri pada perbuatan yang benar kepada Tuhan, Amsal 16:3; Serahkanlah perbuatanmu kepada Tuhan, maka terlaksanalah segala rencanamu.

Marilah kita menggunakan lidah dengan baik. Selamat hari Minggu dan Tuhan memberkati.*

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *