Cegah Karhutla Meluas, 25 Ton Garam Disemai di Langit Riau Melalui Operasi Modifikasi Cuaca

Cegah Karhutla Meluas, 25 Ton Garam Disemai di Langit Riau Melalui Operasi Modifikasi Cuaca

MEDIAMELAYU.COM , PEKANBARU – Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau guna menekan risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kegiatan yang telah memasuki tahap kedua ini difokuskan pada penyemaian awan untuk menciptakan hujan buatan di wilayah-wilayah rawan titik api.

Kepala BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur, mengungkapkan bahwa sejak dimulai pada 28 Maret lalu, tim telah menyemai total 25 ton garam ke atmosfer. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk membasahi lahan, terutama kawasan gambut yang sangat rentan terbakar saat memasuki musim kemarau.

Pelaksanaan OMC tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah sukses dilaksanakan pada awal Februari lalu. Dengan frekuensi penyemaian yang terjadwal, pemerintah berharap cadangan air di lahan-lahan kritis tetap terjaga sehingga potensi api di bawah permukaan gambut dapat diminimalisir secara efektif.

Fokus sebaran hujan buatan kali ini diarahkan ke wilayah pesisir timur Riau yang mencakup Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, hingga Kota Dumai. Daerah-daerah ini menjadi prioritas utama karena memiliki sebaran lahan gambut yang luas dan seringkali menjadi lokasi munculnya hotspot yang sulit dipadamkan melalui jalur darat.

Selain intervensi cuaca, Satgas Karhutla Riau saat ini didukung oleh kekuatan udara yang terdiri dari empat unit helikopter, yakni dua unit untuk patroli udara dan dua unit khusus water bombing. Meski armada telah tersedia, BPBD Riau tetap mengajukan tambahan bantuan helikopter water bombing ke BNPB mengingat luasnya cakupan wilayah kebakaran yang mulai bertambah.

Upaya pengajuan armada tambahan ini kini sedang dalam tahap proses perizinan yang mendalam di tingkat pusat. Melalui kombinasi teknologi OMC dan penguatan Satgas udara, Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen penuh untuk menjaga langit Bumi Lancang Kuning tetap biru dan bebas dari ancaman kabut asap sepanjang tahun 2026 ini.

Sumber : Media Center Riau

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *