Pariwisata Riau Bergairah, Kunjungan Wisman Februari 2026 Melonjak 59 Persen Secara Tahunan

Pariwisata Riau Bergairah, Kunjungan Wisman Februari 2026 Melonjak 59 Persen Secara Tahunan

MEDIAMELAYU.COM , PEKANBARU – Geliat pariwisata Provinsi Riau menunjukkan performa impresif pada awal tahun 2026. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Februari 2026 tercatat sebanyak 5.952 kunjungan melalui empat pintu imigrasi utama. Meski secara bulanan mengalami fluktuasi, namun secara tahunan (year-on-year), angka ini menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 59,76 persen dibandingkan periode yang sama pada Februari 2025 lalu.

Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, dalam keterangannya pada Kamis (2/4/2026), menjelaskan bahwa Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru masih menjadi pintu masuk favorit dengan catatan 2.834 kunjungan. Selain jalur udara, akses laut juga memegang peranan vital dengan kontribusi sebesar 52,39 persen, yang tersebar melalui Pelabuhan Bengkalis, Pelabuhan Tanjung Harapan di Kepulauan Meranti, serta Pelabuhan Dumai. Hal ini menegaskan posisi strategis Riau sebagai gerbang lintas batas di pesisir Timur Sumatra.

Menariknya, data Mobile Positioning Data (MPD) mencatat aktivitas pergerakan wisman di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkalis mencapai angka 20.727 kunjungan. Data MPD ini memberikan gambaran tambahan mengenai tingginya mobilitas lintas batas yang belum sepenuhnya terekam dalam sistem imigrasi konvensional. Integrasi data ini sangat penting bagi pemerintah daerah untuk memetakan potensi ekonomi riil yang dibawa oleh para pelancong mancanegara di wilayah pesisir.

Negara tetangga, Malaysia, tetap menjadi penyumbang wisman terbesar bagi Riau dengan kontribusi dominan mencapai 43,35 persen atau sebanyak 11.565 kunjungan. Selain Malaysia, arus wisatawan juga mengalir deras dari Tiongkok, Filipina, Singapura, hingga India. Fenomena menarik terlihat pada lonjakan drastis kunjungan wisman asal Belanda yang naik hingga 220,31 persen, disusul Korea Selatan yang meningkat 138,89 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Melihat tren sepanjang setahun terakhir, pergerakan wisman ke Riau menunjukkan pola yang cukup fluktuatif namun cenderung tumbuh. Setelah sempat mencapai puncaknya pada Juni 2025 dengan 7.802 kunjungan, angka kunjungan terus menyesuaikan dengan dinamika musiman. Kenaikan kunjungan melalui moda transportasi udara sebesar 3,28 persen di bulan Februari ini menjadi sinyal positif bahwa konektivitas udara Riau semakin diminati oleh pelancong internasional.

Secara umum, dinamika pergerakan wisman ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari aktivitas bisnis hingga daya tarik wisata budaya dan alam yang terus dipromosikan. Dengan peningkatan yang hampir mencapai 60 persen secara tahunan, Provinsi Riau optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan. Sinergi antara penyediaan fasilitas transportasi yang memadai dan promosi pariwisata yang masif diharapkan mampu menjaga tren pertumbuhan ini sepanjang tahun 2026.

Sumber : Media Center Riau

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *