MEDIAMELAYU.COM- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis mulai mengakselerasi kesiapan infrastruktur dan sarana transportasi laut guna menyambut momentum Idulfitri 1447 Hijriah. Fokus utama otoritas setempat tertuju pada penguatan keandalan armada Kapal Motor Penyeberangan (KMP) yang melayani lintas strategis Air Putih (Bengkalis) menuju Sungai Selari (Sei Pakning). Langkah proaktif ini diambil sebagai upaya mitigasi terhadap potensi lonjakan volume penumpang dan kendaraan yang kerap terjadi pada periode mudik dan balik di wilayah kepulauan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, melalui Kepala Bidang Pelayaran Edi Kurniawan, menyatakan bahwa kesiapan sisi laut menjadi prioritas utama dalam skema operasional tahun ini. Dishub secara resmi menyiagakan lima armada kapal yang telah masuk dalam perencanaan angkutan Lebaran. Penyiagaan armada ini tidak hanya bertujuan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas logistik dan manusia, tetapi juga sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan transportasi yang optimal bagi masyarakat.
Adapun rincian armada yang disiagakan mencakup lima kapal dari tiga operator berbeda guna memastikan daya angkut yang memadai. PT Jembatan Nusantara mengoperasikan KMP Swarna Putri dan KMP Bahari Nusantara, sementara PT ALP menyiagakan KMP Mutiara Pertiwi 2 dan KMP Permata Lestari 3. Selain itu, kekuatan penyeberangan semakin solid dengan hadirnya unit tambahan dari operator baru, PT STL, yakni KMP Sereia Domar, yang diharapkan mampu mengurai antrean kendaraan secara signifikan.
Masuknya KMP Sereia Domar dalam skema operasional diproyeksikan akan meningkatkan kapasitas angkut di lintasan penyeberangan tersibuk di Kabupaten Bengkalis tersebut. Dishub saat ini tengah melakukan koordinasi intensif dengan seluruh operator kapal untuk menyelaraskan jadwal keberangkatan secara presisi. Ketepatan waktu operasional (on-time performance) menjadi target utama guna menghindari terjadinya penumpukan kendaraan di area kantong parkir pelabuhan yang dapat menghambat mobilitas.
Terkait aspek keamanan, Edi Kurniawan memastikan bahwa seluruh armada telah melalui serangkaian inspeksi teknis dan dinyatakan laik laut (seaworthy) sesuai standar regulasi pelayaran nasional. Pengecekan menyeluruh terhadap kelaikan mesin, alat keselamatan, hingga fasilitas penunjang bagi penumpang telah diselesaikan sebelum memasuki masa puncak arus mudik. Saat ini, kelima kapal tersebut masih beroperasi secara normal dan akan terus dipantau secara berkala guna menjamin kesiapan fisik armada tetap dalam kondisi prima.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap melalui kesiapan armada yang matang ini, proses mobilisasi masyarakat dari dan menuju Pulau Bengkalis dapat berlangsung secara aman, tertib, dan lancar. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memantau pembaruan jadwal keberangkatan secara berkala melalui saluran informasi resmi. Sinergi antara pemerintah, operator, dan pengguna jasa diharapkan mampu menciptakan ekosistem transportasi yang kondusif selama perayaan hari raya mendatang.
Sumber : Kabar Melayu
