Dorong Industri Kreatif, Staf Ahli Bupati Resmi Tutup Wedding Expo dan Bazar UMKM Inhil Ramadan Fair 2026

Dorong Industri Kreatif, Staf Ahli Bupati Resmi Tutup Wedding Expo dan Bazar UMKM Inhil Ramadan Fair 2026

MEDIAMELAYU.COM, TEMBILAHAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) secara resmi menutup perhelatan Wedding Expo dan Bazar UMKM Indragiri Hilir Ramadan Fair 2026 yang berlangsung di Gedung Daerah Engku Kelana, Tembilahan, pada Ahad (15/03/2026). Kegiatan yang menjadi magnet bagi pelaku industri kreatif ini sukses terselenggara berkat kolaborasi antara Mahakarya Academy, Dekranasda, dan IWAPI Kabupaten Indragiri Hilir.

Mewakili Bupati Inhil H. Herman, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H. Muammar Gaddafi, hadir untuk menutup rangkaian acara tersebut. Dalam sambutan tertulis Bupati, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif penyelenggaraan expo ini. Agenda tersebut dinilai sangat positif karena mampu memberikan ruang bagi para pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produk unggulan mereka sekaligus memperluas jaringan pasar di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua TP PKK yang juga Ketua Dekranasda Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman, serta Ketua DWP Inhil, H. Safarina Tantawi. Kehadiran para pimpinan organisasi wanita ini menegaskan dukungan penuh terhadap bangkitnya ekonomi kreatif di Bumi Hamparan Kelapa Dunia, khususnya dalam sektor jasa pernikahan dan produk olahan UMKM yang menjadi penggerak ekonomi kerakyatan.

“Pemerintah berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa yang akan datang. Momentum Ramadan Fair ini harus menjadi titik tolak bagi semua pihak untuk mengembangkan industri kreatif dan UMKM agar semakin maju, mandiri, dan mampu bersaing di level yang lebih luas,” ujar Muammar Gaddafi saat membacakan sambutan Bupati Herman.

Acara penutupan berlangsung meriah dengan suguhan fashion show yang menampilkan koleksi busana eksklusif karya Ketua Dekranasda Inhil. Selain sebagai sarana hiburan, peragaan busana ini menjadi bukti nyata potensi desainer lokal dalam menciptakan karya yang bernilai estetika tinggi. Sebagai bentuk penghargaan, panitia juga menyerahkan piagam kepada para pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara dari awal hingga akhir.

Melalui berakhirnya Inhil Ramadan Fair 2026, diharapkan sinergi antara pemerintah, organisasi mitra, dan pelaku usaha semakin solid. Keberhasilan expo ini diharapkan tidak hanya berhenti pada promosi sesaat, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Penutupan acara ini menjadi harapan baru bagi bangkitnya UMKM Inhil yang lebih inovatif dan berdaya saing di masa depan.

Sumber : Kabar Melayu

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *