MEDIAMELAYU.COM, KAMPAR – Memasuki akhir pekan pasca-Lebaran, arus balik kendaraan yang melintasi wilayah Kabupaten Kampar terpantau mulai melandai. Berdasarkan pantauan terkini di gerbang tol Tanjung Alai dan pintu keluar Sungai Pinang, antrean kendaraan tidak lagi sepanjang hari-hari sebelumnya. Meski volume kendaraan menunjukkan tren penurunan, aktivitas mobilitas masyarakat yang menghubungkan Provinsi Riau dan Sumatera Barat ini masih tergolong tinggi dibandingkan hari normal.
Data harian yang dirilis oleh PT Hutama Karya (HK) mengonfirmasi adanya penurunan Volume Lalu Lintas (VLL) secara bertahap. Jika pada awal pekan angka kendaraan sempat menembus angka 19.430 unit per hari, kini angka tersebut berangsur turun ke kisaran 17.748 kendaraan. Walaupun melandai, angka ini tetap menunjukkan lonjakan yang sangat drastis jika dibandingkan dengan trafik reguler di luar masa mudik.
Menariknya, ruas Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar mencatatkan persentase peningkatan trafik tertinggi kedua di seluruh jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Tercatat, kenaikan volume kendaraan mencapai 297,14 persen dari kondisi normal. Angka ini hanya berada satu tingkat di bawah ruas Tol Sigli-Banda Aceh, yang menegaskan bahwa jalur penghubung Riau-Sumbar masih menjadi primadona mobilitas masyarakat pada musim Lebaran 2026.
Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani, menjelaskan bahwa secara akumulatif, total trafik harian di seluruh ruas JTTS mencapai 209.536 kendaraan. Meskipun grafik mulai menunjukkan garis landai, secara umum mobilitas tetap jauh di atas rata-rata. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian masyarakat masih memilih melakukan perjalanan balik mendekati akhir pekan guna menghindari puncak kemacetan.
Kondisi di lapangan pada Jumat pagi juga terpantau lebih kondusif. Antrean di loket pembayaran tol terlihat lebih pendek, sehingga waktu tunggu kendaraan berkurang signifikan. Petugas di lapangan tetap disiagakan untuk mengantisipasi sisa-sisa arus balik yang diprediksi masih akan mengalir hingga Sabtu dan Minggu besok. Penurunan kepadatan ini tentu menjadi kabar baik bagi pengendara yang mengejar waktu kembali ke rutinitas pekerjaan.
Pihak pengelola jalan tol terus mengimbau pengguna jalan untuk memastikan saldo kartu elektronik cukup dan kondisi fisik kendaraan dalam keadaan prima. Meski jalanan mulai sepi, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama untuk menghindari kecelakaan di jalan tol. Sinergi antara pemantauan melalui CCTV dan kesiapsiagaan personel di gerbang tol diharapkan mampu menjaga kelancaran arus lalu lintas hingga masa angkutan Lebaran resmi berakhir.
Sumber : Tribun Pekanbaru
