Lantik 43 Pejabat, Wali Kota Agung Nugroho Garansi Bebas Praktik ‘Setoran’ di Pemko Pekanbaru

Lantik 43 Pejabat, Wali Kota Agung Nugroho Garansi Bebas Praktik ‘Setoran’ di Pemko Pekanbaru

MEDIAMELAYU.COM , PEKANBARU – Langkah besar diambil Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dalam memperkuat barisan birokrasi di Ibu Kota Provinsi Riau. Pada Senin (30/3/2026), sebanyak 43 pejabat baru resmi dilantik dan diambil sumpahnya untuk mengisi berbagai posisi strategis, mulai dari eselon II hingga jabatan fungsional. Prosesi yang berlangsung khidmat ini menandai dimulainya babak baru penguatan struktur organisasi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru guna mengakselerasi program-program pembangunan yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.

Dalam pelantikan kali ini, enam pejabat eselon II menempati posisi kunci sebagai penggerak roda pemerintahan. Nama-nama seperti Abdul Jamal yang kini menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi, Iwan Simatupang di Disnaker, serta Yuliarso yang dipercaya memimpin Dispora, menjadi bagian dari tim baru yang diharapkan membawa inovasi segar. Selain itu, wajah-wajah lama dengan penugasan baru seperti Yulianis di Disperindag, Junaidy di Dinas Sosial, dan Edward Riansyah sebagai Kepala Dinas PUPR, dituntut untuk segera menyelesaikan isu-isu krusial perkotaan.

Wali Kota Agung Nugroho menegaskan bahwa rotasi besar-besaran ini murni didasarkan pada pertimbangan profesionalitas dan hasil manajemen talenta yang ketat. Ia menjamin tidak ada praktik transaksional atau “setoran” dalam penempatan jabatan di masa kepemimpinannya. Integritas menjadi harga mati bagi setiap pejabat yang terpilih, dengan harapan tercipta birokrasi yang benar-benar bersih dan memiliki semangat melayani yang tinggi bagi seluruh warga Pekanbaru.

“Pelantikan ini adalah hasil dari manajemen talenta yang telah kita jalankan. Ini bukan sekadar soal promosi, melainkan penempatan sosok-sosok berprestasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi untuk mendukung program strategis kepala daerah,” ujar Agung Nugroho dalam arahannya. Mekanisme evaluasi kompetensi ini sengaja diterapkan untuk memastikan prinsip the right man on the right place berjalan maksimal, sekaligus menutup rapat celah praktik nepotisme dalam tubuh pemerintahan.

Penyegaran organisasi melalui pelantikan dua camat serta puluhan pejabat eselon III dan pengawas ini diharapkan mampu memberikan napas baru dalam penanganan infrastruktur dan pelayanan sosial. Wali Kota meminta para pejabat yang baru dilantik tidak membuang waktu dan segera melakukan serah terima jabatan (sertijab). Fokus kerja harus segera diarahkan pada pencapaian target kinerja yang telah ditetapkan, terutama dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat di tingkat kecamatan hingga kelurahan.

Menutup prosesi pelantikan, Agung Nugroho mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang akan terus dievaluasi secara berkala. Sistem evaluasi capaian target akan menjadi rapor bagi para kepala dinas dan camat untuk membuktikan kompetensi mereka. Dengan kepemimpinan yang transparan dan akuntabel, Pemko Pekanbaru optimis dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih optimal, responsif, dan mampu menjawab tantangan kompleksitas kota metropolis di masa depan.

Sumber : Media Center Riau

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *