MEDIAMELAYU.COM , BENGKALIS – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bergerak cepat melakukan langkah mitigasi menyusul laporan kemunculan seekor Harimau Sumatera (HS) dewasa di area operasional PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Satwa dilindungi tersebut teridentifikasi berada di kawasan DSF 125 Tonggak 8, Duri Field, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, mengonfirmasi bahwa berdasarkan identifikasi video dan laporan saksi mata karyawan perusahaan, satwa tersebut merupakan Harimau Sumatera berusia dewasa. Tim gabungan yang terdiri dari personel BBKSDA dan tim keamanan PT PHR telah diturunkan ke lokasi sejak Senin (6/4/2026) untuk melakukan identifikasi lapangan secara menyeluruh.
“Saat proses pengecekan di lapangan pada Selasa (7/4/2026), tim mendengar suara auman harimau yang sangat jelas di sekitar lokasi awal perjumpaan. Sebagai upaya menghindari konflik dan menjaga keselamatan, tim segera bergerak mundur sejauh 500 meter dari sumber suara,” jelas Ujang dalam keterangan resminya.
Guna memantau aktivitas satwa secara visual tanpa mengganggu habitatnya, tim BBKSDA telah memasang sejumlah kamera pemantau (camera trap) di titik-titik strategis. Selain itu, pemantauan udara menggunakan drone dan pengambilan titik koordinat presisi juga dilakukan sebagai dasar teknis untuk menentukan langkah mitigasi selanjutnya. Tim medis juga telah disiagakan di lapangan untuk antisipasi kondisi darurat (emergency).
BBKSDA Riau terus melakukan koordinasi intensif dengan manajemen PT PHR untuk melakukan penilaian risiko konflik satwa liar di area kerja tersebut. Masyarakat dan pekerja di sekitar Duri Field diimbau untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di area terbuka saat senja atau malam hari, serta tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat membahayakan keselamatan manusia maupun satwa yang dilindungi undang-undang tersebut.
“Kami berkomitmen melakukan penanganan secara profesional dan terukur. Keselamatan pekerja adalah prioritas, namun upaya pelestarian terhadap Harimau Sumatera sebagai kekayaan hayati Riau juga harus tetap kita jaga bersama melalui mitigasi yang tepat,” pungkas Ujang.
Sumber: Media Center Riau
