Kejar Target H-10 Lebaran, BPJN Riau Percepat Perbaikan 1.258 Km Jalan Nasional untuk Jalur Mudik

Kejar Target H-10 Lebaran, BPJN Riau Percepat Perbaikan 1.258 Km Jalan Nasional untuk Jalur Mudik

MEDIAMELAYU.COM, PEKANBARU — Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau tengah memacu pengerjaan perbaikan dan pemeliharaan rutin pada sejumlah ruas jalan nasional di seluruh wilayah Provinsi Riau. Langkah ini dilakukan guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Hari Raya Idulfitri 2026. Seluruh pengerjaan fisik, mulai dari penutupan lubang hingga pemeliharaan jembatan, ditargetkan tuntas sepenuhnya paling lambat sepuluh hari (H-10) sebelum lebaran.

Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak Todingrara, menjelaskan bahwa total panjang jalan nasional di Bumi Lancang Kuning mencapai 1.258,90 kilometer. Berdasarkan data evaluasi terkini pada Rabu (11/3/2026), sekitar 43,37 persen atau 545,51 kilometer jalan berada dalam kondisi baik, sementara 49,57 persen lainnya dalam kondisi sedang. Adapun sisa persentase lainnya yang masuk kategori rusak ringan dan berat terus digesa perbaikannya agar memenuhi standar layak fungsi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan jalan nasional di Riau siap menyambut arus mudik. Kami menargetkan seluruh pekerjaan pemeliharaan selesai sebelum H-10 lebaran dengan standar jalan yang aman bagi pemudik,” ujar Yohanis Tulak di Pekanbaru.

Beberapa titik krusial yang saat ini sedang dalam tahap perbaikan intensif antara lain ruas jalan Simpang Kayu Ara-Batas Pelalawan, Batas Pelalawan-Sekijang Mati, serta ruas jalan Simpang Balam-Simpang Batang. Selain itu, perbaikan juga mencakup jalur padat seperti Duri-Kandis-Simpang Palas hingga Siak II Pekanbaru yang menjadi urat nadi transportasi logistik dan penumpang antarprovinsi.

Pihak BPJN Riau juga memberikan perhatian khusus pada jalur lintas barat dan selatan, termasuk ruas Rantau Berangin menuju Batas Sumatera Barat, ruas Siberida menuju Batas Jambi, hingga jalur Marpoyan menuju Batas Kuansing. Perbaikan pada titik-titik ini sangat vital mengingat posisinya sebagai pintu masuk utama pemudik dari provinsi tetangga.

Dengan percepatan pengerjaan ini, diharapkan risiko kecelakaan akibat kerusakan jalan dapat diminimalisir. BPJN Riau berkomitmen untuk terus memantau kondisi infrastruktur secara real-time selama masa mudik berlangsung, guna memastikan mobilitas masyarakat Riau berjalan lancar, aman, dan selamat sampai tujuan.

Sumber : Media Center Riau

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *