MEDIAMELAYU.COM , PEKANBARU – Panitia Seleksi (Pansel) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Riau Petroleum (Perseroda) secara resmi mengumumkan hasil verifikasi dokumen untuk posisi strategis di jajaran direksi. Berdasarkan surat keputusan Nomor: 10/PANSEL/RP/2026 yang dirilis pada Senin (6/4/2026), sebanyak 13 kandidat dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) untuk mengisi jabatan Direktur Operasional dan Direktur Keuangan.
Ketua Pansel PT Riau Petroleum, Yan Dharmadi, menegaskan bahwa proses kurasi dilakukan dengan standar kualifikasi yang ketat guna memastikan calon pemimpin memiliki latar belakang yang relevan di industri migas. Untuk posisi Calon Direktur Operasional, terdapat delapan nama yang lolos, yakni Adi Wandra, Akhmad Fauzi Lindung Lubis, Andiga Dompak Baharaja Tarihoran, Fajar Muhardi, Heri Susanto, Indra Permana, Muhammad Fajri, dan Efriansyah Putram.
Sementara itu, untuk posisi Calon Direktur Keuangan, persaingan akan diikuti oleh lima peserta terbaik, yaitu Fahmy, Ganesya Varandra, Novyandre, Roland Azerwin, dan Ashri Hadi. “Seluruh kandidat yang lulus telah memenuhi kelengkapan berkas teknis. Tahapan selanjutnya adalah UKK yang akan melibatkan tim penguji profesional serta UPT Kompetensi BKD Provinsi Riau yang telah terakreditasi A untuk menjamin objektivitas seleksi,” jelas Yan Dharmadi saat memberikan keterangan di Pekanbaru.
Pansel berkomitmen untuk menjalankan proses seleksi secara transparan dan akuntabel. Oleh karena itu, masyarakat luas diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam melakukan kontrol sosial melalui penyampaian masukan rekam jejak para calon direksi. Mulai tanggal 6 hingga 17 April 2026, warga dapat melaporkan informasi relevan mengenai latar belakang kandidat, baik secara langsung ke Kantor Biro Perekonomian Setdaprov Riau di Gedung Menara Lancang Kuning maupun melalui surat elektronik resmi.
Detail mengenai jadwal dan lokasi pelaksanaan UKK akan diinformasikan secara berkala melalui situs resmi perusahaan di https://riaupetroleum.id. Penguatan jajaran direksi ini diharapkan mampu mendongkrak performa finansial serta operasional PT Riau Petroleum dalam mengelola potensi sumber daya alam daerah secara lebih optimal dan berintegritas.
“Kami sangat mengharapkan peran aktif masyarakat untuk memberikan laporan jika terdapat indikasi ketidaksesuaian syarat pada peserta. Ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk melahirkan figur pemimpin BUMD yang memiliki visi tajam dan rekam jejak yang bersih,” pungkas Yan menutup keterangannya.
Sumber : Media Center
