Sambut MTQ ke-44 Riau, Pemkab Kuansing Siap Luncurkan Logo Resmi di Teluk Kuantan

Sambut MTQ ke-44 Riau, Pemkab Kuansing Siap Luncurkan Logo Resmi di Teluk Kuantan

MEDIAMELAYU.COM, TELUK KUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) semakin mematangkan langkah sebagai tuan rumah ajang religius paling bergengsi di Bumi Lancang Kuning. Peluncuran logo resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau dijadwalkan akan dilaksanakan secara meriah pada 7 Mei 2026 mendatang. Acara peluncuran yang dipusatkan di Teluk Kuantan ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan menjadi simbol kesiapan penuh Kuansing dalam menyambut kafilah dari seluruh penjuru Riau. Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, terus memantau setiap detail persiapan guna memastikan perhelatan akbar ini dapat berlangsung sukses dan meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Momentum ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi antar-kabupaten dan kota melalui syiar Al-Quran yang akan menggema di wilayah tersebut.

Persiapan yang dilakukan mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari infrastruktur hingga teknis penyambutan tamu-tamu kehormatan dari berbagai daerah. Seluruh jajaran panitia pusat dan lokal dikerahkan untuk bekerja sama secara intensif demi kelancaran acara peluncuran yang menjadi pintu pembuka rangkaian MTQ. Kehadiran perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau dalam acara peluncuran logo nanti dianggap sangat krusial untuk menyamakan persepsi dan semangat. Pemerintah daerah ingin menunjukkan bahwa Kuansing sangat serius dalam mengemban amanah sebagai pusat pelaksanaan kegiatan islami terbesar di tingkat provinsi tersebut. “Ini bukan hanya peluncuran logo, tetapi momentum awal untuk menyatukan seluruh daerah dalam menyukseskan MTQ ke-44,” ujar Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnaen.

Selain memperkenalkan identitas visual berupa logo, rangkaian kegiatan tersebut juga akan diisi dengan berbagai agenda teknis yang sangat penting bagi para calon peserta. Panitia telah menjadwalkan pencabutan undian untuk nomor urut pawai ta’aruf serta penentuan lokasi stand bazar yang akan diikuti oleh masing-masing perwakilan daerah. Salah satu hal yang paling dinanti adalah undian untuk pawai jalur khas Kuansing yang merupakan warisan budaya unik dan selalu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Integrasi antara nilai-nilai religius dan kekayaan budaya lokal ini diharapkan menjadi pembeda sekaligus daya tarik tersendiri bagi pelaksanaan MTQ tahun ini. Dinamika persiapan ini menunjukkan kolaborasi yang harmonis antara tradisi lokal dan semangat religiusitas masyarakat Kuantan Singingi.

Untuk memastikan pelayanan yang maksimal, Pemerintah Kabupaten Kuansing juga terus memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintahan. Peran liaison officer (LO) menjadi garda terdepan yang sangat dioptimalkan untuk menjaga jalur komunikasi dengan masing-masing delegasi daerah tetap lancar dan tanpa hambatan. Setiap LO bertanggung jawab penuh untuk memfasilitasi kebutuhan kafilah, mulai dari urusan akomodasi hingga kebutuhan logistik selama berada di Teluk Kuantan. Standar pelayanan prima ditekankan oleh pimpinan daerah agar setiap tamu yang datang merasa dimuliakan dan mendapatkan pengalaman terbaik selama berkunjung. “Pelayanan terbaik menjadi prioritas. Kami ingin para tamu datang dengan nyaman dan pulang membawa kesan yang baik,” tegas Zulkarnaen.

Kesiapan para petugas pendamping atau LO ini juga dibuktikan dengan telah dimulainya komunikasi intensif dengan berbagai daerah tetangga, seperti Kabupaten Kampar dan wilayah lainnya. Koordinasi awal ini mencakup pendataan jumlah rombongan kafilah serta spesifikasi kebutuhan khusus yang mungkin diperlukan oleh masing-masing delegasi. Ahmad Hery, salah satu petugas LO yang bertugas, menyebutkan bahwa pemetaan kebutuhan sudah dilakukan jauh-jauh hari agar tidak terjadi kendala saat pelaksanaan hari H nanti. Respons positif dari daerah-daerah lain di Riau menambah optimisme panitia bahwa MTQ kali ini akan dihadiri oleh ribuan orang yang akan memadati Teluk Kuantan. Profesionalisme para petugas di lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga citra baik tuan rumah di mata masyarakat luas.

Dengan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat, Kabupaten Kuantan Singingi optimis mampu mencatatkan sejarah sebagai tuan rumah yang sukses secara penyelenggaraan maupun prestasi. Keberhasilan acara ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan syiar agama, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi kerakyatan melalui sektor UMKM dan pariwisata lokal. Semangat kebersamaan yang dibangun sejak tahap peluncuran logo diharapkan terus terjaga hingga penutupan acara nanti. Kuansing siap membuktikan diri sebagai daerah yang ramah, religius, dan penuh dengan nilai-nilai budaya yang luhur bagi seluruh masyarakat Riau. Dukungan doa dan partisipasi aktif dari seluruh elemen warga sangat diharapkan demi kelancaran agenda besar yang sudah di depan mata ini.

Sumber : Media Center Riau

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *