MEDIAMELAYU.COM, PEKANBARU – Jajaran pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Riau menggelar pertemuan audiensi strategis bersama Pemerintah Provinsi Riau guna mematangkan persiapan perhelatan Syariah Impact Forum 2026. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja pimpinan daerah tersebut berfokus pada pembahasan ruang kolaborasi baru bagi generasi muda Islami dalam menggerakkan roda ekonomi syariah, dakwah kreatif, serta pemberdayaan masyarakat berbasis masjid. Forum ini dirancang bukan sekadar sebagai agenda tahunan, melainkan sebagai wadah inkubasi gagasan yang mampu melahirkan pemuda-pemuda masjid yang berdaya saing tinggi dan siap berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Pelaksanaan forum pemuda Islam berskala daerah ini diproyeksikan akan berpusat di fasilitas Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah dalam waktu dekat. BKPRMI berkomitmen untuk merangkul berbagai elemen strategis, mulai dari kalangan akademisi, pelaku usaha sektor syariah, hingga komunitas kreatif digital guna membangun jejaring sosial yang solid. Penguatan kapasitas kepemimpinan dan pemanfaatan teknologi informasi dalam syiar keagamaan menjadi materi utama yang akan dikaji secara mendalam. Kehadiran ruang inspiratif ini diharapkan dapat memicu lahirnya inovasi-inovasi segar dari para remaja masjid untuk kemaslahatan umat di Bumi Lancang Kuning. “Syariah Impact Forum 2026 bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah bagi generasi muda untuk saling berbagi inspirasi, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Ketua BKPRMI Riau, Muhammad Hasbi.
Pemerintah Provinsi Riau memberikan respons dan dukungan penuh terhadap inisiatif pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang digelorakan oleh kelompok pemuda masjid ini. Sinergi antara kebijakan pemerintah daerah dan kreativitas organisasi kepemudaan dinilai menjadi kunci utama dalam mencetak generasi muda yang produktif, religius, sekaligus mandiri secara ekonomi. Pemerintah berharap forum ini mampu menstimulasi pertumbuhan sektor ekonomi syariah lokal melalui ide-ide bisnis kreatif yang ditawarkan oleh para peserta. Keterlibatan aktif Generasi Z Islami dalam pembangunan dinilai sangat selaras dengan visi jangka panjang daerah untuk mewujudkan masyarakat Riau yang unggul dan berakhlak mulia.
Kolaborasi berkelanjutan antara birokrasi dan organisasi kepemudaan keagamaan terus diperkuat demi memastikan setiap program yang dilahirkan dapat menyentuh kebutuhan riil masyarakat di tingkat akar rumput. Pemerintah daerah juga memastikan akan memfasilitasi kebutuhan teknis koordinasi agar perhelatan akbar pemuda Islam ini dapat berjalan aman, tertib, dan sukses mencapai target yang diharapkan. “Kegiatan seperti ini sangat baik untuk membangun semangat kolaborasi dan inovasi generasi muda Islam. Kami berharap forum ini dapat melahirkan ide-ide dan program yang bermanfaat, khususnya dalam pengembangan ekonomi syariah dan pemberdayaan pemuda di Riau,” ungkap Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto.
Melalui persiapan yang matang dan kemitraan yang kuat, Syariah Impact Forum 2026 diharapkan mampu menjadi tonggak sejarah baru bagi pergerakan pemuda masjid di Sumatra. Agenda ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa remaja masjid di Riau memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menjadi motor penggerak transformasi sosial dan ekonomi berbasis nilai-nilai keislaman. Kesuksesan forum ini nantinya akan diukur dari seberapa besar dampak nyata dan keberlanjutan program kerja yang diimplementasikan oleh para kader pasca-kegiatan berlangsung.
Sumber: Mediacenter Riau
