Mudahkan Pemudik Lintas Riau-Sumbar, PKS Resmikan Posko Mudik 24 Jam di XII Koto Kampar

Mudahkan Pemudik Lintas Riau-Sumbar, PKS Resmikan Posko Mudik 24 Jam di XII Koto Kampar

MEDIAMELAYU.COM — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Riau secara resmi membuka posko mudik yang dipusatkan di perbatasan Riau-Sumatera Barat, tepatnya di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XII Koto Kampar, pada Rabu (18/03/2026). Peresmian ini dihadiri langsung oleh dua Anggota DPR RI asal Riau, Dr. Syahrul Aidi Maazat dan Hendry Munief, MBA, serta Ketua DPW PKS Riau Ahmad Tarmizi. Kehadiran posko ini merupakan bagian dari layanan rutin tahunan untuk menyambut lonjakan pemudik yang melintasi jalur lintas barat menuju wilayah tetangga.

Dr. Syahrul Aidi Maazat menegaskan bahwa melayani masyarakat adalah bagian dari identitas politik yang konsisten dijalankan setiap tahunnya. Posko mudik ini tidak hanya menyediakan tempat untuk beristirahat bagi pengemudi yang lelah, tetapi juga siap memberikan bantuan darurat bagi pemudik yang mengalami kendala teknis di jalan. Fasilitas pendukung seperti bantuan untuk ban bocor, pengisian bensin darurat, hingga penanganan awal kecelakaan ringan telah disiapkan untuk memastikan perjalanan warga tetap lancar.

Senada dengan hal tersebut, Hendry Munief mengimbau para pemudik agar tetap memprioritaskan keselamatan dan ketertiban selama di perjalanan. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara jika kondisi fisik sudah menurun atau mengantuk. Keberadaan posko di perbatasan ini diharapkan menjadi titik singgah yang efektif bagi warga Riau maupun pemudik dari luar daerah sebelum memasuki medan jalan yang cukup menantang di wilayah pegunungan perbatasan Sumbar.

Ketua DPW PKS Riau, Ahmad Tarmizi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Riau, menjelaskan bahwa posko tersebut akan beroperasi hingga masa arus balik atau H+5 Lebaran. Pihaknya telah menyiagakan tim piket yang berjaga selama 24 jam serta menyediakan unit ambulans dan mobil khidmat untuk mengantisipasi kondisi darurat yang membahayakan nyawa. Komitmen ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat selama merayakan momentum Idulfitri 1447 Hijriah.

Selain fasilitas medis dan istirahat, posko ini juga menjadi simbol sinergi antara elemen partai, aparat kepolisian dari Polres Kampar, TNI, serta unsur pemerintahan desa setempat. Kolaborasi ini penting untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan koordinasi penanganan jika terjadi hambatan di jalur perbatasan yang dikenal padat. Kehadiran petugas dan relawan di lapangan diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi para musafir yang sedang menempuh perjalanan jauh.

Setelah meresmikan titik di XII Koto Kampar, rombongan juga meninjau kesiapan posko mudik lainnya yang berada di Desa Kuok untuk memastikan standar fasilitas yang diberikan seragam. Dengan adanya posko-posko strategis ini, diharapkan angka kecelakaan akibat kelelahan dapat diminimalisir. Pemerintah dan elemen masyarakat diimbau untuk terus bekerja sama memberikan pelayanan terbaik agar tradisi pulang kampung tahun ini berjalan dengan penuh kebahagiaan dan keselamatan.

Sumber : Kabar Melayu

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *