Tradisi Aghi Ghayo Onam di Dusun Uwai, Simbol Kemenangan Spiritual dan Eratnya Ukhuwah Masyarakat Kampar

Tradisi Aghi Ghayo Onam di Dusun Uwai, Simbol Kemenangan Spiritual dan Eratnya Ukhuwah Masyarakat Kampar

MEDIAMELAYU.COM, BANGKINANG – Kemeriahan perayaan Aghi Ghayo Onam atau Hari Raya Enam menyelimuti Dusun Uwai, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar. Tradisi tahunan yang jatuh pada 8 Syawal ini menjadi momen sakral bagi masyarakat setempat setelah menuntaskan ibadah puasa sunah enam hari. Perayaan diawali dengan semarak Festival Lomang, ziarah kubur massal, hingga puncaknya prosesi makan bajambau yang melambangkan kebersamaan tanpa sekat.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, yang hadir langsung di tengah masyarakat, menyampaikan bahwa Aghi Ghayo Onam memiliki esensi spiritual yang sangat mendalam. Menurutnya, tradisi ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan wujud syukur dan penyempurna ibadah setelah bulan Ramadan.

“Hari Raya Enam ini adalah esensi spiritual. Kita merayakannya setelah menjalankan puasa sunah enam hari. Semoga ibadah ini menjadi pengganti dan penyempurna dari amal ibadah kita yang lainnya,” ujar Syahrial Abdi saat menyapa warga Dusun Uwai.

Lebih dari sekadar aspek religius, Sekdaprov Riau menilai tradisi turun-temurun ini sebagai pengikat ukhuwah Islamiyah yang sangat kuat di Kabupaten Kampar. Momentum ini menggambarkan jati diri masyarakat yang tetap mengedepankan silaturahmi, menjaga persatuan, serta menanamkan rasa saling membantu dalam kebaikan di tengah arus modernisasi.

Pemerintah Provinsi Riau memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi masyarakat Kampar dalam melestarikan nilai-nilai budaya warisan leluhur ini. Dukungan penuh diberikan agar tradisi seperti Festival Lomang dan makan bajambau tetap eksis sebagai identitas daerah yang unik dan memiliki daya tarik wisata religi.

“Kami berharap momen ini mampu mengantarkan tatanan kehidupan masyarakat Kabupaten Kampar menjadi lebih baik. Berlandaskan nilai agama, kebersamaan, dan kepedulian sosial, kita optimis tercipta masyarakat yang lebih sejahtera dan harmonis,” tutup Syahrial Abdi.

Sumber : Media Center Riau

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *